Arsip Tag: alquran raksasa

Manuskrip Al-Qur’an Langka Beraksara Hijazi Dijual Rp17 Miliar

JAKARTA – Sebuah manuskrip langka Alquran versi Hijazi sedang dijual. Harganya mencapai Rp 17 miliar. Meski mushaf Al-Qur’an hanya tersedia dalam bentuk kertas, namun nilai sejarahnya tak ternilai harganya.

Sebelum dijual, koleksi pribadi warga Inggris tersebut akan dipamerkan di TEFAF di Maastricht, Belanda, pada Maret 2024.

Menurut penjual Buku Langka Shapero, nilai istimewa Al-Qur’an juga terletak pada aksara Hijaz yang digunakan sebelum standarisasi bahasa Arab. Dengan demikian, naskah tersebut diyakini ditulis pada abad ke-7 M, atau 50 tahun setelah wafatnya Muhammad, di wilayah Hijaz yang meliputi kota Mekkah dan Madinah.

Shapero Rare Books di Uni Emirat Arab mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu: “Contoh paling awal dari Al-Qur’an ditulis dalam aksara Hijaz, dan periode ini juga merupakan tonggak penting dalam evolusi bahasa Arab dan perkembangannya di bentuk tertulis. / 20/2024).

Dari segi material, vellum merupakan contoh awal upaya pelestarian naskah dan berperan penting dalam lahirnya Islam. Hal ini semakin menggiatkan upaya penyebaran Islam dari Mekkah ke berbagai benua.

“Sebagian kecil manuskrip ini sesuai dengan kajian Islam dan kaligrafi Arab, yang masih memerlukan banyak penelitian ilmiah, sehingga sebaiknya daun-daun ini ditambahkan pada fragmen manuskrip yang sudah diketahui,” kata Shapiro.

Selain itu, peluang untuk memperoleh materi Al-Qur’an kuno seperti itu sangat jarang, seperti banyak contoh lainnya yang terdapat di museum dan perpustakaan.

Selain itu, hanya empat contoh Al-Qur’an Hijazi abad ke-7 yang telah diidentifikasi secara aktif, termasuk Codice Paris-Petropolitanus pada 36 lembar di Bibliothéque Nationale de France, Vatikan, koleksi Khalili, dan lembaran tunggal lainnya. Perpustakaan Nasional Rusia.

Contoh lain ditemukan di Universitas Birmingham di Inggris, Perpustakaan Darul Makhtutat di Yaman, dan Universitatsbibliothek Tubingen di Jerman.

Pakar Islam Timur Tengah mengatakan: “Seiring dengan berkembangnya estetika manuskrip pada abad ke-8, formalisasi aksara Arab pada abad ke-7 mengukuhkan manuskrip kita sebagai contoh aksara Al-Qur’an yang paling awal.” di Buku Langka Shapero Roxana Kashani.