WHO Peringatkan Larangan Vape di Berbagai Dunia, Ini Sederet Bahaya Mengerikannya

Selamat datang Kolesterol Kita di Website Kami!

Kolesterol Kita – Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa pemerintah di semua negara harus segera mengambil tindakan untuk mengendalikan rokok elektrik atau vape untuk melindungi generasi muda, serta non-perokok, dan mengurangi dampak negatifnya terhadap masyarakat. WHO Peringatkan Larangan Vape di Berbagai Dunia, Ini Sederet Bahaya Mengerikannya

Merokok atau berhenti merokok belum terbukti efektif. Sebaliknya, hal ini justru menimbulkan kekhawatiran akan dampak buruknya terhadap kesehatan masyarakat secara umum. Rokok elektronik atau vape kini sudah boleh beredar di pasar terbuka dan gencar dipasarkan ke generasi muda. Belajarlah lagi.

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia, 34 negara melarang penjualan rokok elektrik, 88 negara tidak memiliki usia minimum untuk membeli rokok elektrik, dan 74 negara tidak memiliki peraturan mengenai produk berbahaya ini, banyak sekali anak muda anak-anak menggunakannya.

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip pada Kamis 28 Desember 2023 mengatakan, “Anak-anak bisa menjadi kecanduan rokok elektrik dan nikotin sejak usia dini.” Tantrum Dewasa Adalah Amarah Tak Terkontrol, Pahami Penyebab dan Cara Mengatasinya

“Saya mendesak semua negara untuk mengambil tindakan tegas untuk mencegah penyerapan guna melindungi warganya, terutama anak-anak dan remajanya,” tambahnya.

Sementara itu, direktur promosi kesehatan WHO Dr Rudiger Kreich mengatakan anggur menyasar anak-anak melalui media sosial dan influencer, dan setidaknya ada 16.000 rasa.

“Beberapa produk tersebut menggunakan karakter kartun dan memiliki desain yang keren sehingga menarik bagi generasi muda,” ujarnya. “Ada peningkatan yang mengkhawatirkan dalam penggunaan rokok elektrik di kalangan anak-anak dan remaja, dengan angka yang lebih tinggi dibandingkan angka orang dewasa di banyak negara.”

Bahaya uap

Rokok elektrik yang mengandung nikotin bersifat adiktif dan berbahaya bagi kesehatan. Meskipun efek kesehatan jangka panjangnya belum sepenuhnya dipahami, namun diketahui menghasilkan racun, beberapa di antaranya menyebabkan kanker dan lainnya meningkatkan risiko masalah jantung dan paru-paru.

Penggunaan tanaman merambat juga mempengaruhi perkembangan otak dan dapat menyebabkan gangguan belajar pada remaja. Paparan rokok elektrik pada janin dapat berdampak buruk terhadap perkembangan janin ibu hamil. Paparan polutan dari buah anggur bisa berbahaya bagi orang yang melihatnya.

Awal tahun ini, American Heart Association (AHA) mengungkapkan bahwa kombinasi nikotin, konsentrat, pelarut, dan perasa dalam rokok elektrik antik menimbulkan risiko lebih besar terhadap kesehatan jantung dibandingkan rokok. Sebuah studi yang dilakukan AHA tahun lalu menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang minum anggur memiliki risiko 15% lebih tinggi terkena stroke dibandingkan perokok.

Banyak orang mengira menghirup asap anggur tidak terlalu berbahaya, namun penelitian menunjukkan bahwa tidak demikian. Sebuah tim peneliti dari universitas Virginia dan North Carolina menemukan bahwa setelah pengguna rokok elektronik berada di dalam mobil mereka selama kurang dari sepuluh menit, udara di sekitar mereka menebal dengan partikel beracun yang disebut PM2.5.

Partikel yang berdiameter lebih kecil dari 2,5 mikrometer dapat menembus jauh ke dalam paru-paru, mengiritasi dan merusak dinding rongga, sehingga mengganggu fungsi paru-paru.

Box-Wachler mengutip penelitian yang dilakukan tahun lalu dan diterbitkan dalam Critical Reviews of Toxicology, yang menemukan bahwa setengah dari 11.350 pasien dengan cedera paru-paru iskemik menderita THC, bahan kuat yang ditemukan dalam nikotin dan ganja. WHO Peringatkan Larangan Vape di Berbagai Dunia, Ini Sederet Bahaya Mengerikannya

“Cedera paru-paru bisa terjadi pada semua jenis hipertensi,” kata Dr Box-Wachler. Jangan membuat anggur.

Dampak dari pneumonia sangat parah sehingga ia mempunyai suatu kondisi yang dinamai menurut namanya. Cedera paru-paru akibat rokok elektrik atau vape, juga dikenal sebagai EVALI, adalah penyakit paru-paru serius yang terkait dengan penggunaan rokok elektrik dan produk vaping lainnya.

Penyakit ini diakui sebagai penyakit resmi pada tahun 2019. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, gejala EVALI meliputi gejala gastrointestinal, seperti mual, muntah, sakit perut atau diare, dan gejala pernafasan, seperti batuk, mengi, atau kesulitan bernapas. Gejala mendasar yang tidak dapat dijelaskan seperti nyeri dada, demam, flu, atau penurunan berat badan.

“Beberapa pasien melaporkan bahwa gejalanya berkembang dalam beberapa hari, sementara yang lain melaporkan bahwa gejalanya berkembang dalam beberapa minggu,” kata CDC. “Infeksi paru-paru tidak menimbulkan gejala.” Tim forensik mengungkap hasil otopsi putra Tamara Dante: tenggelam, air masuk ke saluran napas. Diketahui meninggalnya Dante akibat tenggelam pada 12 Februari 2024 berdasarkan hasil otopsi Kolesterol Kita.